Bicara soal puasa pasti gak pernah jauh dari godaan. Mulai dari godaan makanan hingga kesabaran. Tapi yang biasa buat kita gak kuat pastinya godaan dari makanan-makanan yang menggiurkan. Seperti pengalaman masa kecil yang pernah aku alami. Waktu usia ku masih sekitar enam hingga tujuh tahun orang tua ku sudah mulai mengajarkan untuk berpuasa. Namun namanya anak kecil yang masih lugu dan polos, sekalipun sudah niat berpuasa setiap habis solat tarawih dan ikut sahur setiap hari tetap saja belum bisa menahan godaan. Yang menarik di sini yaitu ketika puasa baru memasuki hari pertama. Ketika itu aku bertemu dengan tetangga ku seketika itu juga beliau bertanya ” Adik puasa?”
” Iya pak..” jawab ku dengan lantang.
” Karena adik sedang puasa, Bapak punya sesuatu buat adik.. Mau???” kata Bapak tetangga samping rumah ku.
” Apa Pak??” tanyaku tidak sabar.
” Tadi Bapak baru saja dari kebun, ternyata pohon mangga di kebun sudah berbuah dan masak. Sebagai hadiah buat adik yang puasa Bapak beri satu. Nanti di makan saat berbuka puasa ya…” ujar Bapak tersebut.
Sekalipun sudah diminta agar memakan buah mangga saat berbuka puasa tapi aku tetep ngeyel agar segera di makan. Karena itu sesampainya di rumah aku meminta ibu untuk mengupas buah mangganya dan memotong kecil-kecil agar mudah dimakan. Namun sebelum waktu berbuka puasa datang mangga itu sudah habis ku makan. Saat Bapak yang memberi buah tersebut datang ke rumah beliau pun bertanya kepadaku, ” Mangganya enak dik??”
” Iya Pak manis, manis banget…” jawab ku dengan lantang keras.
Bapak itu pun hanya tersenyum melihat ku memuji buah mangganya. Setelah Bapak tersebut pergi Ibu ku datang dan menghampiriku seraya bertanya, ” Adik masih puasa??”
” Iya bu, masak gak puasa aku kan kuat..” jawab ku denga lugu.
Mendengar ucapanku Ibu, Bapak dan kakakku hanya tersenyum.
Namanya juga anak kecil sekalipun telah berbuat kesalahantapi belum juga sadar atas kesalahannya. Tapi yang membuat ku heran sampai saat ini kok bisa ya aku ngomong ke Bapak yang ngasih mangga kalau mengganya manis padahal ketika itu masih sangat siang dan belum datang waktu untuk berbuka.
Sekarang kalau aku ingat-ingat hal itu aku merasa malu sendiri. Yah.. mungkin itu lah segelintir kisah ku tentang Batal Puasa yang Tidak Disadari.
Setelah lama menunggu bulan yang penuh berkah pun datang kembali saatnya menata hati dan terus memperbaiki diri. Dulu ketika aku masih kecil aku salah satu orang yang sulit untuk diajak berpuasa namun sekarang aku merasakan manfaat dari bulan yang penuh berkah, bulan ramadhan.
Tak terasa sudah memasuki hari ke dua belas bulan ramadhan tahun ini. Selama ini bulan ramadhan selalu berbeda tiap tahunnya termasuk tahun ini. Untuk kali pertama bulan ramadhan tanpa ditemani orang tua karena tahun ini aku baru jadi maba :-), awalnya memang cukup sulit namun setelah dilalui Alhamdulillah ternyata sudah memasuki hari ke dua belas dan semua berjalan dengan lancar. Hari-hari berlalu tanpa terasa. Hingga memasuki hari kedua belas aku masih merasa bahwa ramadhan baru kemarin. Kadang ada banyak hal yang ingin aku lakukan tiap hari dan yang pasti sering tertunda apalagi solat lima waktu, tapi alhamdulillah bulan Ramadhan kali ini solat ku selalu full dan tarawih pun tidak pernah bolong. Awlnya aku berpikir bahwa tanpa orang tua solat ku makin gak karuan tapi itu semua hanya pikiran ku saja.
Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk menemui bulan yang penuh berkah dan ampunan. Yang pasti bualn Ramadhan kali ini banyak mendatangkan berkah bagi ku selain solat ku tambah rajin, kesabaran ku juga mulai ada kemajuan. Alhamdulillah…
Hari yang selalu di tunggu setiap perantau yang jauh dari keluarga… tinggal manghitung hari.. saat-saat yang selalu dinanti tiap tahunnya akan segera datang.
Saatnya pulang kampung (pulkam)… 
mudik tahun ini agak terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena kali ini untuk kali pertama aku akan benar-benar pulang kampung… 
Pengalaman pulkam tahun kemarin apa ya yang menarik..?? bingug juga hehe..:-)
Tapi ada satu yang paling berkesan…
Waktu itu aku mudik sama kakak ku ke blitar. ya.. karena kita belum punya alat transportasi sendiri jadi kita naik angkutan umum (naik bus maksudnya…) buat pulakam. saking rame nya kita nunggu lama di terminal eh ternyata ketika bus nya datang malah ga’ ada yang naik… jadi kita bisa dapat tempat duduk d bangku depan. Ternyata ang mau pulkam ke blitar ga’ nunggu d terminal tapi nunggu di pinggir jalan. Ya.. Alhamdulillah untung waktu itu nunggu di terminal coba kalau nunggu di jalan-jalan bisa-bisa ga’ dapat tempat duduk hehe..
Perjalanan baru di mulai tapi di sinilah menariknya pulkam tahun kemarin. Saat suasana yang tidak begitu kondusif karena banyaknya penumpang dan barang yang berjejalan knek pun bingung untuk menarik karcis para penumpang. Setelah semua dapat terkendali alias semua penumpang sudah mendapat karcis tanpa terkecuali yang berdiri hehe.. Knek bus pun kembali ke tempatnya semula tempat yang paling di sukai olek para knek bus. Di pinggir pintu sang knek pun menghisap rokok dengan nyamannya namun tiba-tiba angin menerbangkan puntung rokok yang belum habis ke atas kepala ku dan kakak ku. Untung saja ketika itu kami mengenakan kerudung jadi tidak sampai membakar rambut kami. Ketika puntung rokok tersebut jatuh kami tidak mengetahui bahwa benda yang jatuh di kepal kami adalah puntung rokok yang masih menyala tapi syukurlah karena puntung rokok tersebut langsung jatuh ke bawah dan di injak oleh sopir bus. Mungkin ini adalah musibah bagi kami namun dibalik itu semua ternyata uang knek itu pun ikut terbang bersama puntung rokok yang jatuh tepat di bawah kaki kami (anggap saja uang 2000 rupiah yang jatuh sebagai ganti rugi he..
)
Setelah perjalan panjang akhirnya tiba di tempat tujuan yang kebetulan tepat acara akan dimulai. Tiba saatnya untuk makan bersama, eh ternyata makanan yang aku suka ada juga perkedel kentang spesial.
Setelah menginap semalam untuk rehat sejenak tiba saatnya kami untuk kembali melanjutkan perjalanan pulkam ke rumah. Perjalanan masih di lanjutkan dengan kendaraan vavorit kita yaitu bus. Setelah cukup lama menunggu bus pun datang seperti saat berangkat kami pun mendapat tempat duduk tepat di belakang sopir. Di sinilah letak menariknya karena saat knek bus menarik karcis ternyata kami menaiki bus yang sama. Di situlah knek bus meminta maaf karena puntung rokoknya terbang menimpa kepala kami sebelumnya.
Mungkin cukup itu pengalaman pulkam yang bisa di bagi semoga bisa bermanfaat ^_^.
Jika burung punya sayap untuk terbang
Harusnya qt punya mimpi yg akan mmbuat qt terbang untuk mencapainya
Jika kupu2 punya lekuk tbuh yg indah
Harusnya qt sadar, karna qt d ciptakan Allah lbh sempurna dr kupu2
Jika rusa punya tanduk untuk brthan hdp
Harusnya qt sdar, krna qt punya semangat yg akn mmbkar cmua ksulitan mnjdi abu kmdahan
Jika harimau punya taring untuk mengoyak mangsanya
Harusnya qt sadar, krna qt punya akal n perasaan yg akan mampu mendwasakan diri qt
Trlepas dr tuc cmua, hrusnya qtsadar… brpa banyak klbihan qt d banding makhluk Allah lainnya… Masihkah qt mrasa kurang? Atau qt lbh bs bersyukur pd pa yg qt trima
“IBU” slalu cerewet
-prnahkah qt ngomel wktu dia crewet?
jwb: pernah
-prnahkah qt cuekin dia? more…

Pemeriksaan dan konseling kesehatan bagi calon suami istri penting dilakukan, terutama untuk mengetahui kemungkinan kondisi kesehatan anak yang akan dilahirkan. Dengan pemeriksaan itu, dapat diketahui riwayat kesehatan kedua belah pihak, termasuk soal genetik, penyakit kronis, hingga penyakit infeksi yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan keturunan.
Dengan pemeriksaan kesehatan, dapat diketahui riwayat genetik dalam keluarga calon mempelai pria dan wanita. Misalnya, ada tidaknya penyakit kelainan darah seperti thalasemia dan hemofilia. Kedua penyakit itu bisa diturunkan melalui pernikahan dengan pengidapnya atau mereka yang bersifat pembawa (carrier).
Setelah pemeriksaan, dapat dilihat kemungkinan perpaduan kromosom yang timbul. Jika memang ada penyakit keturunan dalam riwayat keluarga kedua atau salah satu calon mempelai, dapat dilihat
kemungkinan cacat bawaan (kongiental) jika kelak memiliki anak. Dari sini, calon pasangan suami istri akan punya pemahaman bahwa apabila orang tua atau garis keturunannya mengidap penyakit genetik, anak yang akan lahir nanti pun beresiko mengidap penyakit yang sama. more…
Long time no see…
Kali ini aku mau posting sesuatu yang berbeda dari biasanya, mungkin langsung keceritanya aja…
Insiden GLUKOL
Suatu ketika di k’las vegas, siang yang panas dan melelahkan. Jam kosong yang sangat di tunggu akhirnya datang juga. Ketika kelas yang tak pernah sunyi semakin ramai dan bising. Saat semua sibuk dengan kegiatan masing-masing, di sudut kelas terdapat beberapa ekor penghuni k’las vegas sedang bercengkrama tiba-tiba datang seorang yang sangat tidak terduga. Siapakah dia??? Mari kita intip bersama….
….: Mi duwe GLUKOL??
Elmi Rosidah: Opo JEMPOL?? Lha iki duwe…. (menunjukkan kedua jempolnya)
Duwi tiyas & teman lainnya: wkwkwkwkwk….
duwi tiyas: sopo takok JEMPOL mu…. GLUKOL…
elmi rosidah: 0o… tak kiro takok JEMPOL… ki ku duwe… (ekspresi muka tak berdosa)
duwi tiyas & teman lainnya:..????!!@#$%
thanks dah nyempetin bwt baca ^_^
PERHATIAN: cerita ini dibuat HANYA untuk kepentingan hiburan semata apabila ada kesamaan nama, tempat dan lokasi kejadian itu merupakan sesuatu yang disengaja.
BERAMBISI MARKET LEADER
JAKARTA - produsen ponsel asal Korea Selatan Samsung berambisi menjadi market leader tahun depan. Apalagi saat ini pangsa pasar mereka terus membesar meski krisis. Saat ini, pemimpin pasar produk handset ini adalah Nokia.
“Kita tidak bisa sebutkan pangsa pasar kita berapa, tapi penjualan ponsal kita terus meroket di masa krisis dan kita siap menjadi nomor satu tahun depan,” Ujar Hero Tjokroardi, direktur Samsung Electronic Indonesia (SEIN) saat Samsung Mobile Roadshow kemarin. Menurut dia, sejak triwulan 1 tahun ini sudah ada indikasi kearah itu.
Hero menjelaskan, pada saat krisis penjualan ponsel Samsung justru menunjukkan peningkatan yang sangat tajam. Hal itu, terutama terjadi di kuartal pertama tahun ini. Secara global, pangsa pasar ponsel Samsung di seluruh dunia terus meningkat dan 11,3 persen tahun 2006 lalu 14,4 persen tahun 2007 dan 16,7 persen tahun 2008. Pada kuartal tahun ini saja pangsa pasar kita sudah 23 persen, lanjutnya.
Beberapa tahun ini Samsung melihat ada fenomena menarik seputar penjualan ponsel berteknologi layar sentuh (Touch Screen). Itulah yang membuat Samsung yakin meluncurkan varian-varian ponsel baru berteknologui layar sentuh untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar lagi.
Setiap memasuki bulan April kita akan selalu ingat akan hari yang sangat bersejarah bagi para wanita di Indonesia. Tanggal 21 April adalah hari kebangkitan kaum wanita. Persamaan hak dan kewajiban antara pria dan wanita yang ada saat ini adalah wujud nyata dari perjuangan R.A. Kartini. Keinginannya untuk mengankat drajad kaum wanita benar-benar terwujud saat ini. Di mana wanita tidak hanya dipandang sebagai kaum yang lemah tetapi sekarang mampu disejajarkan dengan kaum pria.
Walaupun emansipasi telah diakui para wanita pun tidak boleh melupakan kewajibannya sebagai seorang Ibu dan Isteri bagi keluargnya. Semangat Kartini harus selalu ada dalam setiap jiwa wanita.
…..Selamat Hari Kartini Untuk Seluruh Perempuan di Indonesia…..
Satu lagi perdebatan mengenai evolusi manusia sejak ditemukan sejumlah orang yang berjalan mengunakan kedua kaki dan tangannya. Lma orang bersaudara di pedalaman Turki diketahui berjalan secara alami menggunakan kedua pasang kaki dan tangannya. Apakah ini berarti tangan manusia berasal dari kaki depn ang berevolusi? Para ilmuwan yakin bahwa cara berjalan seperti ini juga dilakukan para hominid yang berkaki empat. Membebaskan jari-jarinya agar dapat melakukan maneuver berjalan lebih nyaman dan cekatan adalah factor penting dalam evolusi.
Dari bentuk dan permukaan telapak tangan menunjukan bahwa pola tersebut terbentuk sangat lama karena kebiasaan dan bukan sebuah tipuan semata. Bagaimanapun, yang mereka tunjukkan adalah cara berjalan yang mungkin dilakukan nenek moyang manusia sebelum berevolusi. Humphery berharap temuan ini dapat menjdi bukti-bukti baru untuk menguak sejarah evolusi manusia. Humphery yakin gaya berjalan ini merupakan ciri kebiasaan manusia yang telah ditinggalkan sejak tiga juta tahun lalu. Meskipun demikian, lanjut Humphery, kebiasaan ini mungkin bagian dari hasil pengasuhn orang tuanya yang dibiasakan sejak masa kanak-kanak.
sumber: www.kompas.cm/teknologi/news/0603/08/224703.htm
Komentar Terakhir